Arsip untuk Mei, 2008

Abdullah Ibnu Rawahah

Posted in tokoh dengan kaitan (tags) , , on Mei 28, 2008 by kamajaya

Abdullah Ibnu Rawahah radhiallahu ‘anhu
Yang bersemboyan :
Wahai Diri ……..
Jika Kau Tidak Gugur di Medan Juang ……..
Kau Tetap Akan Mati ……..
Walau di Atas Ranjang ..…… Baca selebihnya »

Abdullah Ibnu Ummi Maktum

Posted in tokoh dengan kaitan (tags) , on Mei 26, 2008 by kamajaya

Abdullah Ibnu Ummi Maktum radhiallâhu ‘anhu
“Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, karena telah datang seorang buta kepadanya. Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa). atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran lalu pengajaran itu memberi manfa’at kepadanya? Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup, maka kamu melayaninya. Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman). Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran), sedang ia takut kepada (Allah), maka kamu mengabaikannya. Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Rabb itu adalah suatu peringatan, maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya.” (‘Abasa 1-2)
Menurut beberapa orang Ahli tafsir, 7 ayat-ayat tersebut diturunkan berkenaan dengan Ibnu Ummi Maktum.
Abdullah Ibnu Ummi Maktum radhiallâhu ‘anhu
Siapakah dia dan darimana asal-usulnya? Baca selebihnya »

ABD’ULLAH BIN MAS’UD

Posted in tokoh dengan kaitan (tags) , , on Mei 20, 2008 by kamajaya

ABD’ULLAH BIN MAS’UD
( Yang Pertamakali mengumandangkan Al-Quran dengan suara merdu )

Sebelum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam masuk ke rumah Arqam, Abdullah bin Mas’ud telah beriman kepadanya dan merupakan orang keenam yang masuk Islam dan mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Dengan demikian ia termasuk golongan yang mula pertama masuk Islam. Baca selebihnya »

ABDURRAHMAN BIN ABI BAKAR

Posted in tokoh dengan kaitan (tags) , on Mei 16, 2008 by kamajaya

ABDURRAHMAN BIN ABI BAKAR
( Pahlawan Sampai Saat Terakhir )

Ia merupakan lukisan nyata tentang kepribadian Arab dengan segala kedalaman dan kejauhannya …. Sementara bapaknya adalah orang yang mula pertama beriman, dan “Shiddiq” yang memiliki corak keimanan yang tiada taranya terhadap Allah dan Rasul-Nya, serta orang kedua ketika mereka berada dalam gua.
Tetapi Abdurrahman termasuk salah seorang yang keras laksana batu karang menyatu menjadi satu, senyawa dengitn Agama nenek moyangnya dan berhala-berhala Quraisy … !
Di perang Badar ia tampil sebagai barisan penyerang di pihak tentara musyrik. Dan di perang Uhud ia mengepalai pasukan panah yang dipersiapkan Qurairsy untuk menghadapi Kaum Muslimin …. Baca selebihnya »

Abdurrahman bin ‘Auf

Posted in tokoh dengan kaitan (tags) , on Mei 13, 2008 by kamajaya

Abdurrahman bin ‘Auf radhiallahu ‘anhu
Pada suatu hari, kota Madinah sedang aman dan tenteram,terlihat debu tebal yang mengepul ke udara, datang dari tempatketinggian di pinggir kota; debu itu semakin tinggi bergumpal-gumpai hingga hampir menutup ufuk pandangan mata. Anginyang bertiup menyebabkan gumpalan debu kuning dari butiran-butiran sahara yang lunak, terbawa menghampiri pintu-pintu kota, dan berhembus dengan kuatnya di jalan-jalan rayanya.
Orang banyak menyangkanya ada angin ribut yang menyapu dan menerbangkan pasir. Tetapi kemudian dari balik tirai debu itu segera mereka dengar suara hiruk pikuk, yang memberi tahu tibanya suatu iringan kafilah besar yang panjang. Baca selebihnya »

ABU AIYUB AL-ANSHARI

Posted in tokoh dengan kaitan (tags) , on Mei 11, 2008 by kamajaya

ABU AIYUB AL-ANSHARI
“PEJUANG DI WAKTU SENANG ATAU PUN SUSAH”

Rasulullah memasuki kota Madinah, dan dengan demikian berarti beliau telah mengakhiri perjalanan hijrahnya dengan gemilang, dan memulai hari-harinya yang penuh berkah di kampung hijrah, untuk mendapatkan apa yang telah disediakan qadar nahi baginya, yakni sesuatu yang tidak disediakannya bagi manusia-manusia lainnya….
Dengan mengendauai untanya Rasulullah berjalan di tengah-tengah barisan manusia yang penuh sesak, dengan luapan semangat dari kalbu yang penuh cinta dan rindu …,berdesak-desakan berebut memegang kekang untanya, karena masing-masingnya menginginkan untuk menerima Rasul sebagai tamunya. Baca selebihnya »

Abu Hurairah

Posted in tokoh dengan kaitan (tags) , , on Mei 10, 2008 by kamajaya

Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu
OTAKNYA MENJADI GUDANG PERBENDAHARAAN PADA MASA WAHYU
Memang benar, bahwa kepintaran manusia itu mempunyai akibat yang merugikan dirinya sendiri. Dan orang-orang yang mempunyai bakat-bakat istimewa, banyak yang harus membayar mahal, justru pada waktu ia patut menerima ganjaran dan penghargaan… Baca selebihnya »

Abu Lubabah bin Abdil Mundzir

Posted in tokoh dengan kaitan (tags) , on Mei 7, 2008 by kamajaya

Abu Lubabah bin Abdil Mundzir radhiallâhu ‘anhu
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghianati Allah dan Rasul (Muhammad), dan (juga) janganlah kamu menghianati amanat-amanat yang di percayakan kepadamu, sedang kamu mengetahuinya. Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya disisi Allahlah pahala yang besa”. (al-Anfaal:27-28) Baca selebihnya »

ABU MUSA AL-ASY’ARI

Posted in tokoh dengan kaitan (tags) , on Mei 4, 2008 by kamajaya

ABU MUSA AL-ASY’ARI
YANG PENTING KEIKHLASAN…, KEMUDIAN TERJADILAH APA YANG AKAN TERJADI… !

Tatkala Amirul Mu’minin Umar bin Khatthab mengirimnya ke Bashrah untuk menjadi panglima dan gubernur, dikumpulkannyalah penduduk lain berpidato di hadapan mereka, katanya:
“Sesungguhnya Amirul Mu’minin Umar telah mengirimku kepad kamu sekalian, agar aku mengajarkan kepada kalian kitab Tuhan kalian dan Sunnah Nabi kafian, serta membersihkan jalan hidup kalian… !” Baca selebihnya »

ABU SUFYAN BIN HARB

Posted in tokoh dengan kaitan (tags) , on Mei 3, 2008 by kamajaya

ABU SUFYAN BIN HARB radhiallâhu ‘anhu
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu, menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam neraka Jahanamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan. Supaya Allah memisahkan (golongan) buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya diatas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahanam. Mereka itulah orang-orang yang merugi.” (al-Anfaal: 36-37)
Menurut keterangan beberapa ahli tafsir, ayat tersebut diturunkan berkenaan dengan Abu Sufyan bin Harb radhiallâhu ‘anhu. Baca selebihnya »